Filed under: Jenis pohon
Jati (Tectona grandis)
a. Daerah Penyebaran dan Tempat Tumbuh
Jati merupakan tanaman asli di sebagian jazirah India, Myanmar, Thailand, Indo Cina, Jawa, serta beberapa pulau kecil lainnya di Indonesia, seperti Muna (Sulawesi Tenggara). Di luar daerah tersebut jati merupakan tanaman asing atau eksotik.
Jika dilihat dari penyebarannya, tanaman jati tersebar di garis lintang 90 LS sampai 250 LU, mulai Benua Asia, Afrika, Amerika dan Australia bahkan sampai Selandia Baru. Di Asia tanaman jati secara alami tersebar di negara-negara Asia Tenggara, Taiwan, India dan Srilanka. Di Australia dan Pasifik, ditemukan di Queensland, Kepulauan Fiji, Kepulauan Ryuku, Kepulauan Solomon serta Selandia Baru. Di Afrika , tanaman jati terdapat di Sudan, Kennya , Tanzania, Tanganyika, Ghana, Uganda, Senegal, Nigeria dan beberapa negara di Afrika Barat. Sementara itu, di Amerika tanaman jati terdapat di Jamaika, Panama, Argentina, Puerto Rico, Kepulauan Tobago dan Suriname. Jati tersebut tumbuh sebagai tanaman spesifik dan mempunyai karakteristik yang berbeda-beda (Tini dan Amri, 2002).
Jati adalah satu-satunya jenis yang diusahakan kehutanan secara besar-besaran di pulau jawa pada Zaman Kolonial Belanda. Luas lahan Jati di Indonesia adalah 923.918 Ha (hampir 78,04 % dari total luas hutan tanaman jenis-jenis utama di Indonesia). Tersebar di Jawa Timur 150.325 ha, DI Jawa Barat dan Jawa Tengah selua 768.293 ha dan di luar Jawa seluas 4.300 ha.
Di Jawa jati tumbuh baik di daerah-daerah rendah dan panas serta tersebar secara merata. Umumnya memilih tanah yang mempunyai musim kemarau yang nyata dan tidak mau tumbuh pada tanah yang selalu lembab. Terutama tumbuh di tanah yang berpasir atau berbatu-batu tetapi tidak tergenang air.
Jati cocok di tanam pada daerah tropis, tanaman ini termasuk tanaman pioner yang dapat tumbuh di berbagai jenis tanah, kecuali tanah gambut atau rawa. Tanah yang idela untuk penanaman jati adalah tanah jenis alluvial dengan pH 5- 8. Topografi tanah dengan kemiringan kurang dari 20%. Jati dapat tumbuh dengan baik jika ditanam di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi dengan ketinggian 0-700 m dpl., artinya lokasi yang dekat pantai pun dapat dijadikan tempat penanaman jati. Pada umumnya jati tidak tahan dengan kondisi tergenang air, sehingga dalam penanaman jati dibutuhkan sistem drainase yang baik dengan solum yang cukup dalam. Kisaran hujan yang disukai adalah 1200-2500 mm/th dengan 3-5 bulan kering atau curah hujan kurang dari 50 mm/bulan. Temperatur berkisar 19-360C yang merupakan temperatur normal daerah tropis. Sementara itu intensitas cahaya yang dibutuhkan antara 75-100%.
Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini
Tinggalkan Komentar
![Almost Like Another Planet... Pamukkale Blues (UNESCO World Heritage) [Explore #1, THANK YOU] Almost Like Another Planet... Pamukkale Blues (UNESCO World Heritage) [Explore #1, THANK YOU]](http://static.flickr.com/7079/7209710670_f67079c754_t.jpg)

